Sumber foto: KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG


Diamond QQ - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya akan menambah petugas untuk membantu mengawasi kantor-kantor, menyusul peningkatan jumlah kasus COVID-19 di Jakarta belakangan ini.


"Mulai hari ini ke depan kami menurunkan lebih banyak  petugas untuk melakukan operasi-operasi (seperti pengawasan serta sidak), hingga nantinya pemberian sanksi jika ada pelanggaran," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Rabu (16/6/2021). .


Pemprov DKI tidak segan-segan memberikan sanksi jika ada yang melanggar


Riza mengatakan saat ini pengawasan perlu ditingkatkan dan diberikan sanksi hingga denda jika ada kantor yang melanggar. Pihaknya tidak segan-segan memberikan sanksi kepada kantor yang melanggarnya.


“Jadi kami minta sebelum diberi sanksi, mohon semuanya, unit usaha, unit kegiatan, perkantoran, pabrik, pasar, mall, dan hotel, melakukan prokes secara ketat,” imbau Riza.


Ada 1.067 kasus aktif COVID-19 di DKI Jakarta hari ini


Sebelumnya, Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyatakan jumlah kasus aktif di Jakarta bertambah 1.067 kasus sehingga total kasus aktif menjadi 20.311. Kasus aktif menunjukkan bahwa orang dengan COVID-19 yang dikonfirmasi masih perlu dirawat atau menjalani isolasi mandiri.


Sementara itu, total kasus positif Covid-19 di Jakarta hingga saat ini sebanyak 454.671 kasus.


Positivity rate di Jakarta dalam seminggu terakhir adalah 18,7 persen


Dari total kasus positif tersebut, sebanyak 426.695 orang dinyatakan sembuh dengan angka kesembuhan 93,8 persen, dan total 7.665 orang meninggal dengan angka kematian 1,7 persen. Sedangkan angka kematian Indonesia adalah 2,8 persen.


Positivity rate atau persentase kasus positif dalam seminggu terakhir di Jakarta sebesar 18,7 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total 10,9 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.